Akuntansi Perusahaan Dagang





NAMA : DINDA SYLVIA BR SEMBIRING
KELAS : 202 OTAK KIRI
MATA KULIAH: PENGANTAR AKUNTANSI II
SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN SUKMA MEDAN
DOSEN PENGAMPUH : NURLINDA, S.E.,M.Si

AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG
Perusahaan dagang merupakan jenis perusahaan yang memiliki ciri khas yaitu kegiatan utamanya membeli barang dari pemasok lalu menjual lagi ke konsumen secara langsung tanpa mengubah wujud barang.

Jenis-Jenis Perusahaan Dagang
Perusahaan dagang dikelompokkan menjadi dua yaitu sebagai berikut :
1. Jenis-Jenis Perusahaan Dagang Berdasarkan Produk Yang Diperdayakan
  • Perusahaan Dagang Barang Produksi, yaitu suatu perusahaan yang memperdagangkan produk bahan-bahan baku (raw material) yang sebagai bahan dasar dalam pembuatan produk atau alat-alat produksi untuk menghasilkan sebuah produk lain. Seperti kayu gelondongan dan mesin gergaji.
  • Perusahaan Dagang Barang Jadi, yaitu suatu perusahaan yang memperdagangkan sebuah produk final atau dalam bentuk akhir yang siap untuk dipergunakan manusia. Seperti buku,sepatul, televisi dan lain-lain.



2. Jenis-Jenis Perusahaan Dagang
Berdasarkan Macam Konsumen Yang Terlibat :
  • Perusahaan Dagang Besar (Wholesaler),yaitu perusahaan yang secara langsung membeli suatu produk dari pabrik dalam jumlah yang besar. Perusahaan kemudian menjual barangnya ke sebagian pedagang dengan sebuah perantara yang volume penjualan yang cukup besar. Contohnya : Grosir
  • Perusahaan Dagang Perantara (Middleman), yaitu suatu perusahaan yang membeli barang dalam partai besar untuk dijual kembali ke pengecer dalam jumlah sedang. Contohnya : subgrosir.
  • Perusahaan Dagang Pengecer (Retailer), yaitu suatu perusahaan yang langsung berhubungan dengan konsumen. Konsumen bisa membeli secara eceran atau produk yang ditawarkan. Retailer sering kita lihat di lingkungan kita. Contohnya : warung, kios dan swalayan.



Macam transaksi yang sering terjadi dalam perusahaan dagang, antara lain:
  1. Pembelian barang dagan secara kredit
  2. Pembelian barang dagang secara tunai
  3. Retur pembelian
  4. Potongan pembelian
  5. Beban angkut pembelian
  6. Penjualan barang dagang secara kredit
  7. Penjualan barang dagang secara tunai
  8. Retur penjualan
  9. Potongan penjualan

Syarat Pembayaran dalam Perdagangan
Setiap hari perusahaan melakukan banyak sekali transaksi jual beli dalam jumlah besar. Bahkan mungkin jutaan atau miliaran rupiah. Itulah mengapa menjadi kurang praktis bila perusahaan harus melakukan transaksi jual beli secara tunai, dan akan lebih baik dalam bila perusahaan itu melakukan transaksi secara kredit. Maka, dalam dunia perdagangan harus mengenal syarat-syarat pembayaran secara kredit, sebagai berikut:
  1. 3/10, n/60, berarti apabila pembayaran dilakukan dalam waktu 10 hari sejak tanggal jual beli, maka akan diberikan potongan sebesar 3% dan apabila tidak memanfaatkan potongan tersebut, maka pembayaran dilakukan selambat-lambatnya 60 hari sejak tanggal transaksi jual beli dan tanpa potongan (diskon).
  2. n/30, berarti pembayaran dilakukan selambat-lambatnya 30 hari sejak tanggal transaksi jual beli.
  3. EOM (End of Month), berarti harga neto faktur harus di bayar pada akhir bulan.

Contoh Soal Jurnal Umum Perusahaan Dagang

Sebuah  perusahaan  dagang Mburak melakukan transaksi pada bulan January 2020 berikut ini.
Cash: Rp  60.000.000
Modal: Rp 60.000.000
Tanggal  01 January              Dibeli Barang dagangan seharga Rp2.000.000 Tunai
Tanggal  02 January              Membeli  Perlengkapan  seharga  Rp 1.500.000 Tunai
Tanggal  03 January              Dijual Barang  dagangan tunai  Rp 3.000.000 dengan potongan penjualan10%
Tanggal  04 January              Dijual Barang  dagangan  Rp1.000.000 dengan syarat pembayaran 2/10  n/30
Tanggal  05 january              Dibayar Beban Listrik Rp 250.000
Tanggal  06 January              Dibayar Gaji Karyawan minggu ini Rp 600.000


GENERAL JOURNAL
UD. MBURAK
Per 06 January 2020
No
Keterangan
Debet
Kredit
01
Purchase
2.000.000
Cash
2.000.000
02
Purchase
1.500.000
Cash
1.500.000
03
Cash
2.700.000
Sales Discount
300.000
Sales 
3.000.000
04
Acc Receivable
1.000.000
Sales
1.000.000
05
Electricity Expense
250.000
Cash
250.000
06
Salary Expense
600.000
Cash
600.000



LEDGER
UD. MBURAK
Per 0January 2020


111 Cash
S.Awal
60.000.000
 01/01
2.000.000
03/01
2.700.000
 02/01
1.500.000
 05/01
250.000
 06/01
600.000

112 Account Receivable
Saldo (D) Rp  58.850.000



 04/01
1.000.000
Saldo Rp 1.000.000


511 Purchase
01/01      2.000.000
02/01       1.500.000
Saldo Rp 3.500.000

514  Electricity Expense
05/01                     250.000
Saldo Rp  250.000

513 Salary Expense
06/01         600.000
Saldo Rp 600.000

411 Sales
 03/01
3.000.000
 04/01
1.000.000

Saldo Rp  4.000.000

                              
412 Sales Discount
 03/01
300.000
Saldo Rp  300.000






TRIAL BALANCE
UD. MBURAK
Per 0January 2020

COA
Name Of Account
Debet
Kredit
111
Cash
Rp 58.850.000
112
Account Receivable
Rp  1.000.000
310
Capital
Rp 60.000.000
411
Sales
Rp  4.000.000
412
Sales Discount
Rp  300.000
511
Purchase
Rp  3.500.000
513
Electricity Expense
Rp  250.000
514
Salary Expense
Rp  600.000
TOTAL
Rp 64.000.000
Rp 64.000.000



Berikut ini data penyesuaian pada minggu ke-1 bulan January di 2020
     Tanggal 07              Terdapat pendapatan yang belum diterima  Rp 1.000.000

ADJUSTMENT ENTRYS
UD. MBURAK
Per 06 January 2020

Date
Describtion
Debet
Kredit
06
Account Receivable
Rp1.000.000
Sales
Rp1.000.000













INCOME STATEMENT
UD. MBURAK
For The Week January 2020

Income:
Sales
Rp 4.000.000
Sales Discount
Rp  300.000
Sales Return
Rp 300.000

Net Sales
Rp 3.700.000
Cost Of Good Sold
Beginning Marchindes Inventory
Purchase
Rp 3.500.000
Purchase Return
Purchase Discount
Net Purchase
GAFS
HPP
Rp 3.500.000
Gross Provit
Rp 3.200.000
Expense:
Electricity Expense
Rp 250.000
Salary Expense
Rp 600.000
Total Expense
Rp 850.000
Laba
Rp 850.000


CAPITAL STATEMENT
UD. MBURAK
For The Week January 2020

Beginning Capital
Rp  60.000.000
Net Provit
Rp       850.000
Ending Capital
Rp 60.850.000




STATEMENT OF FINANCIAL
UD. MBURAK
For The Week January 2020

Assets:
Liability & Capital
Current Asset:
        Account Payable
Cash:
Rp  58.850.000
Account Receivable:
Rp    2.000.000
        In Owner Capital
Rp 60.850.000
Total Asset
Rp  60.850.000
Total Pasiva
Rp 60.850.000

Itulah Ulasan tentang Pengertian,  Jenis Perusahaan Dagang Beserta Contohnya .  Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.

Komentar

Posting Komentar